Misbakhun: Masalah Fintech Perlu Ditanggapi dengan Serius

oleh
Pertumbuhan Fintech Sangat Pesat Golkar Dorong Adanya Regulasi Perlindungan Nasabah
Muhammad Misbakhun.

JAKARTA – Anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menyampaikan calon DK OJK harus mampu menyelesaikan masalah sektor financial technology (fintech) yang tengah mengalami permasalahan.

Berdasarkan laporan catatan dari LAPS SJK, per oktober 2022 jumlahnya telah mencapai 302 pengaduan dari masyarakat.

“Masalah fintech ini perlu ditanggapi secara serius, sebab bagi kebanyakan orang mungkin masalah bunga yang tinggi menjadi masalah utama yang banyak dikeluhkan terutama pada pelaku usaha UMKM,” pungkas Misbakhun saat fit and proper test calon DK OJK di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (10/7/2023).

Baca Juga  Operasi Damai Cartenz 2024 di Papua Fokus Penegakan Hukum ke KKB

“Semakin banyaknya fintech ilegal yang tidak terdaftar di OJK mengenakan biaya bunga dan denda yang begitu besar dan tidak transparan,” tambah Politisi Golongan Karya ini.

   

Adapun empat calon DK OJK tersebut diajukan untuk menempati dua posisi. Agusman dan Adi Budiarso diusulkan sebagai calon Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan.(*)

Baca Juga  Jasa Marga Catat Peningkatan Pendapatan Tol Sebesar 28,1 Persen Selama Periode Arus Mudik dan Balik Hari Raya Idul Fitri 1443 H

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *