JAKARTA — Persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2027 mulai diarahkan pada penguatan layanan bagi jemaah sejak tahap perencanaan. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad meminta hasil evaluasi penyelenggaraan haji sebelumnya menjadi dasar untuk mematangkan kebutuhan jemaah sebelum keberangkatan.
Dasco menyampaikan hal tersebut setelah berdiskusi dengan Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf serta Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Rabu (16/9/2026).
Pertemuan tersebut juga diikuti pimpinan Komisi VIII DPR RI yang menjadi mitra kerja Kementerian Haji dan Umrah.
Menurut Dasco, pembahasan mencakup evaluasi penyelenggaraan haji dan umrah, penguatan layanan bagi jemaah Indonesia selama berada di Arab Saudi, serta kesiapan pemenuhan kebutuhan konsumsi jemaah.
“Jemaah Indonesia mendapatkan pelayanan yang aman, nyaman, dan optimal,” kata Dasco, dikutip Metro TV.
Evaluasi Haji 2026 Jadi Dasar Persiapan
Persiapan haji 2027 dilakukan setelah penyelenggaraan haji 2026 dievaluasi secara menyeluruh. Sebelumnya, Komisi VIII DPR meminta Kementerian Haji dan Umrah memperbaiki berbagai kelemahan penyelenggaraan haji 1447 H/2026 M.
Anggota Komisi VIII DPR Hetifah Sjaifudian mengatakan persiapan haji 1448 H/2027 M perlu mencakup pembinaan, pelayanan, perlindungan jemaah, serta kesiapan petugas haji.
Evaluasi tersebut menjadi bagian penting karena kebutuhan jemaah tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan ibadah, tetapi juga pelayanan selama berada di Arab Saudi.
Kebutuhan Konsumsi Jadi Perhatian
Salah satu hal yang dibahas Dasco bersama Kementerian Haji dan Umrah adalah kesiapan pemenuhan kebutuhan konsumsi jemaah.
Kesiapan tersebut perlu diperhitungkan sejak awal agar kebutuhan dasar jemaah dapat dipenuhi selama rangkaian perjalanan dan pelaksanaan ibadah haji.
Selain konsumsi, penguatan layanan selama jemaah berada di Arab Saudi juga menjadi bagian dari pembahasan. Hal ini mencakup koordinasi penyelenggara dan kesiapan petugas dalam memberikan pelayanan.
DPR Koordinasikan Hasil Evaluasi
Dasco memastikan DPR akan terus mengoordinasikan hasil evaluasi dengan pihak terkait sebagai bagian dari upaya memperbaiki penyelenggaraan haji.
Langkah tersebut dilakukan agar berbagai persoalan yang ditemukan pada penyelenggaraan sebelumnya dapat menjadi bahan perbaikan dalam persiapan musim haji berikutnya.
“Pokok pembicaraan menyangkut evaluasi penyelenggaraan haji dan umrah, penguatan layanan bagi jemaah Indonesia di Arab Saudi, serta kesiapan pemenuhan kebutuhan konsumsi jemaah,” ujar Dasco.
Kementerian Haji dan Umrah sebelumnya juga telah melakukan forum evaluasi penyelenggaraan haji 1447 H/2026 M untuk mengidentifikasi capaian, tantangan, serta merumuskan langkah perbaikan pelayanan bagi jemaah pada musim haji berikutnya.(*)





