BANDUNG – Dalam situasi masyarakat Jawa Barat yang terbelit utang pinjaman online senilai Rp 13,8 triliun, rencana pembangunan mega proyek di Kabupaten Bandung Barat senilai Rp 10 triliun memunculkan kekhawatiran.
“Pembangunan Mega proyek patung Soekarno berpotensi melukai perasaan warga Jawa Barat, terutama di Kabupaten Bandung Barat, mengingat tingginya tingkat kemiskinan, mencapai 10,82 persen dari total penduduk,” ungkap Koordinator CBA Jajang Nurjaman, Jumat (18/8/2023).
Menurut Jajang, menganggap warga yang terjerat utang perlu pelarian hiburan, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dan rekanannya mungkin melihat proyek wisata dengan patung Soekarno sebagai solusi. Namun, Center for Budget Analysis menegaskan perlunya evaluasi ulang rencana ini.
“Fokus pada proyek senilai Rp10 triliun ini seharusnya disesuaikan dengan kepentingan publik yang mendesak, seperti pendidikan, kesehatan, atau infrastruktur dasar,” kata Jajang.
Selain itu, lanjut Jajang, konversi lahan perkebunan menjadi kota mandiri memerlukan analisis dampak lingkungan yang cermat, agar kerusakan lingkungan dan dampak negatif dapat diminimalkan.
“Meskipun proyek ini berpotensi memberikan dampak ekonomi, kekhawatiran muncul terkait distribusi manfaat yang merata di kalangan masyarakat,” imbuh Jajang.
Dalam konteks ini, kata Jajang, alternatif cara menghormati Soekarno bisa lebih sejalan dengan nilai-nilai yang dipegangnya, misalnya dengan mendukung pendidikan dan budaya.(*)






