Bupati Belu Sebut Pelayanan Kesehatan Dahulu Dibayar, Sekarang Semua Sudah Gratis

oleh
IMG 7262

TASIFETO TIMUR – Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus kembali melakukan kunjungan kerja di Desa Persiapan Tukubesi, Kecamatan Tasifeto Timur, Kamis (16/05/2024). Kegiatan tersebut sebagai momen penting untuk menekankan pentingnya pendidikan dalam pembangunan karakter dan masa depan generasi muda.

Pemerintah Kabupaten Belu menunjukkan komitmen kuat dalam mengangkat nilai-nilai pendidikan melalui berbagai kegiatan, dengan harapan kualitas pendidikan di daerah ini terus ditingkatkan, baik infrastruktrur maupun sumber daya manusianya.

“Pada kesempatan ini saya mau sampaikan bahwa pendidikan itu sangatlah penting untuk masa depan generasi muda. Kita lihat di Provinsi NTT saja, kita orang Belu hanya sedikit sekali yang menduduki jabatan di tingkat provinsi. Paling satu atau dua orang saja. Kita lihat lagi ke pusat, semakin sedikit, itu kenapa. Mungkin saja kita punya sekolah kurang atau jalur kerja kesana kurang, dan seterusnya,” ucap Bupati Belu.

Baca Juga  Hinsatopa Simatupang Beli dan Kuasai 398 Hektare Kebun Sawit di Lahan Kopsa M Berdasarkan Kuasa Lisan

Tambah Bupati, ada putra-putri asal daerah ini yang menempuh pendidikan diluar NTT dan bekerja disana, namun ketika hendak kembali, orang mulai berpikir bahwa sudah menghilang baru datang untuk menjadi pemimpin.

   

“Kita keluar dari daerah ini untuk meningkatkan pendidikan, kemudian bekerja diluar. Banyak orang berpikir, bahwa kita menghilang, baru datang untuk mau jadi pemimpin di sini. Padahal kita kesana dengan tujuan untuk sekolah, setelah itu dengan ilmu yang ada, kita pakai untuk bangun daerah ini,” ujar Bupati Belu.

Baca Juga  Sekda Kalteng Ikuti Kegiatan Penandatanganan Komitmen Aksi Strategi Nasional Pencegahan Korupsi

Bupati Belu menuturkan, Ia sendiri sekolah dokter dan pulang untuk memperbaiki fasilitas pelayanan kesehatan yang ada di daerah ini, sehingga masyarakat bisa menikmati pelayanan kesehatan yang baik.

“Kita juga atur peralatan kesehatan disini agar masyarakat bisa gunakan tanpa membayar sepeser pun, karena semua fasilitas kesehatan disini gratis untuk masyarakat kabupaten Belu. Itu hasil dari kita keluar untuk melanjutkan sekolah dan pulang mau bangun kembali wilayah kita, bukan untuk cari uang, atau korupsi,” tandas Bupati Belu.

Lanjut Bupati Belu, dahulu tidak ada semua peralatan medis untuk memeriksa orang sakit, namun sekarang semua peralatan medis itu sudah lengkap, bahkan sampai ke puskesmas di seluruh wilayah Kabupaten Belu. Selain itu, kita selalu rujuk ke wilayah lain yang membutuhkan biaya yang sangat besar.

Baca Juga  Hadiri Haul di Pasuruan, LaNyalla Ingatkan Pernyataan KH As’ad Syamsul Arifin

“Tetapi hari-hari ini alat kita sudah lengkap dan masyarakat Belu yang sakit tidak perlu rujuk ke wilayah lain. Cukup di rumah sakit kita, karena semuanya gratis buat masyarakat Kabupaten Belu. Hanya dengan tunjuk KTP, pasien sudah bisa menggunakan semua peralatan yang ada, maupun pelayanan pengobatan. Untuk operasi disini, tanpa biaya sepeserpun dan itu berlaku untuk seluruh masyarakat Kabupaten Belu,” terang Bupati Belu.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *