Pertamina Jadi Tuan Rumah Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2024

oleh
ec2151df 84ed 4e24 a2fd d9a190b73835
Kepala BPIP Yudian Wahyudi Asmi bersama VP Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso Direktur Utama PHR Ruby Mulyawan dan jajaran pemerintah berfoto bersama usai menyampaikan keterangan pers kepada awak media nasional saat acara konferensi Pers Peringatan Hari Lahir Pancasila 2024 “Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045 mewujudkan kedaulatan dan kemandirian energi” di Dumai, Riau, pada Kamis (30/5/2024).

DUMAI – Pertamina menyampaikan apresiasi dan rasa bangga bahwa Wilayah Kerja Rokan telah ditunjuk sebagai tuan rumah puncak peringatan Hari Lahir Pancasila (Harlah) 2024. Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila akan berlangsung di Lapangan Garuda Pertamina Hulu Rokan di Dumai, pada Sabtu (1/6/2024) yang dipimpin langsung Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menunjuk Blok Rokan sebagai lokasi acara puncak peringatan Harlah Pancasila 2024 karena merupakan simbol ketahanan energi negeri. Hal tersebut diharapkan dapat meningkatkan semangat nasionalisme, kebanggaan dan persatuan bangsa.

Upacara ini menjadi momen penting untuk memperingati nilai-nilai luhur Pancasila yang telah menjadi landasan bagi bangsa Indonesia selama bertahun-tahun. Untuk itu, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) bersama Pemerintah Kota Dumai turut berkolaborasi demi suksesnya upacara tersebut.

Baca Juga  Pernyataan Ketua Dewan Komisioner OJK Mentahkan Pengakuan Menteri Rini Soemarno

“Kami merasa terhormat dan bangga dipercaya menjadi tuan rumah Hari Lahir Pancasila. Mari bersama kita sukseskan momen bersejarah ini sebagai cerminan persatuan dan kesatuan bangsa,” kata VP Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso.

Menurut Fadjar, Upacara Hari Lahir Pancasila di Blok Rokan menjadi momen penting untuk memperingati nilai-nilai luhur Pancasila yang telah menjadi landasan bagi bangsa Indonesia. Sebagai tulang punggung energi nasional, PHR juga seluruh Pertamina Group menyadari pentingnya nilai-nilai Pancasila dalam menjalankan operasi yang andal dan selamat demi ketahanan energi nasional.

“Pancasila telah menjadi landasan perusahaan dalam menjalankan usaha dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara,” ucapnya.

Kesuksesan kegiatan ini sekaligus bentuk sinergi dan kolaborasi antara BUMN, Pemerintah Pusat dan Daerah dalam menyelenggarakan event nasional.

Baca Juga  Proyek PUPR Amburadul Lantaran Lelang Dimenangkan Perusahaan Abal-abal, Riad Horem: Jika Ada Pengalihan Pelaksana, Dua-duanya Pidana Itu…!

Sepanjang 2023, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan penghasil minyak dan gas (migas) terbesar di Indonesia dengan produksi sebesar 167.270 barel setara minyak per hari (BOEPD). PT PHR juga telah berhasil meningkatkan produksi migas sejak alih kelola tahun 2021.

PT PHR juga telah melakukan pembayaran dana Participating Interest (PI) atau kepemilikan sebesar 10% dengan total nilai Rp3,5 triliun kepada PT Riau Petroleum Rokan (RPR), sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) pengelola dana PI yang ditunjuk oleh Pemerintah Provinsi Riau untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat Riau.

TENTANG PHR WK ROKAN

PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah  Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018.

Baca Juga  Future War Between China-America

Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021. Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan WK Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041.

Daerah operasi WK Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). WK Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina. Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.