PEKANBARU – Tindakan Wakil Walikota Pekanbaru Markarius Anwar saat mencabuti spanduk protes para pengusaha konstruksi lokal yang menuntut pembayaran atas pekerjaan di RSD Madani Pekanbaru menuai kecaman.
Kali ini, Pemerhati Infrastruktur M Nasir Day, Jumat (9/5/2025) malam yang angkat bicara.
“Cara wawako bawa-bawa pemerintah dan negara dan menyepelekan kontraktor yang tak lain adalah rakyatnya sendiri seperti ini, apa tidak malu pemerintah punya hutang sama rakyatnya?,” ungkap Nasir Day di Pekanbaru.
Harusnya, lanjut Nasir, Wawako mengambil tindakan yang lebih persuasif dan humanis bagi semua warga Pekanbaru.
“Persuasif dong. Semua yang bekerja di Rumah Sakit adalah pemerintah dan negara. Emangnya Wawako saja pemerintah dan negara?” ketus Nasir Day.
Lebih lanjut Nasir Day meminta Wawako Pekanbaru menjadi pemberi solusi untuk menyelesaikan masalah bagi segenap warga Pekanbaru.
“Tugas pemimpin adalah sebagai problem solving, pemberi solusi, jika tidak tahu belajar dong…,” seru Nasir lagi.
Terkait informasi yang beredar mengenai tunda bayar dan seluk beluk pekerjaan rekanan lokal di RSD Madani, Nasir mengatakan, pada prinsipnya yang namanya bisnis itu, azas utamanya adalah trust atau saling percaya.
“Kalau ada masalah pasti ada solusinya, itulah tugas pemimpin, bukan malah bertindak berlebihan dan malah memicu masalah baru,” ungkap Nasir.
Nasir yang juga pernah berkecimpung di dunia jasa konstruksi di Riau ini lantas mengutarakan, sikap Wawako Pekanbaru kala datang ke RSD Madani Pekanbaru, Rabu (7/5/2025) kemaren menunjukkan sikap yang arogan.
“Wawako arogan, kata-katanya itu membuat kami bertanya, apa kami kontraktor ini warga negara kelas dua? Pembayar pajak juga kami pak. Gaji dan fasilitas yang mereka gunakan dari hasil pajak rakyat,” tegas Nasir Day yang juga merupakan Mantan Ketua LPJK Riau itu.
Apalagi, lanjut Nasir, pada kesempatan di RSD Madani itu, Markarius melontarkan ucapan yang begitu arogan. Markarius saat itu mengatakan, jangan pula kita kalah dengan kontraktor, kita ini Pemerintah..!
“Emangnya yang mengerjakan pembangunan di negara ini siapa?,” pungkas Nasir.
Ditambahkan Nasir, Wawako Pekanbaru pasti sangat tahu RSD Madani Pekanbaru sebagai sarana pelayan publik.
“Nah, tata kelola keuangan untuk Pelayan Publik harus menjadi prioritas, bukan acak-acakan begini sampai ngutang ke kontraktor,” tegas Nasir.
Sementara itu, pada sebuah tayangan video pendek yang diterima urbannews.id menunjukkan Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, berada Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani pada Rabu (7/5/2025). Ia hadir di sana setelah sejumlah kontraktor melakukan protes atas tak kunjung dibayarnya jasa pekerjaan mereka oleh pengelola rumah sakit itu.(*)

