Runway Run 2025, Ribuan Pelari Rayakan Hari Penerbangan Sipil Internasional di Makassar

oleh
IMG 3629

MAKASSAR — Perhelatan Runway Run 2025 yang digelar AirNav Indonesia di Port Rotterdam Makassar dalam rangka memeringati Hari Penerbangan Sipil Internasional, Minggu, 7 Desember 2025, disambut antusiasme tinggi masyarakat pecinta olahraga lari. Ribuan peserta dar pelbagai kota di Indonesia hadir memeriiahkan even tersebut.

Direktur Utama AirNav Indonesia, Capt. Avirianto Suratno mengklaim, momentum ini menjadi salah satu perayaan Hari Penerbangan Sipil Internasional yang paling meriah di Indonesia. Tak kurang 3.500 pelari dari berbagai daerah turut ambil bagian dalam kegiatan yang menggabungkan olahraga, edukasi, dan kampanye keselamatan penerbangan ini.

   

Menurutnya, selain menjadi perayaan Hari Penerbangan Sipil Internasional, Runway Run 2025 juga dirancang sebagai sarana edukasi publik mengenai pentingnya menjaga keselamatan penerbangan. AirNav Indonesia memanfaatkan momentum ini untuk mengajak publik memahami berbagai potensi gangguan terhadap keselamatan penerbangan yang bersumber dari aktivitas masyarakat yang kerap dianggap sepele.

”Gangguan tersebut, antara lain meliputi penerbangan layang-layang, pelepasan balon udara secara bebas, penggunaan laser, hingga pengoperasian drone tanpa izin. Tanpa disadari, seluruh aktivitas yang kerap dianggap sepele oleh masyarakat ini dapat membahayakan pesawat dan keselamatan penerbangan,” ungkap Avirianto.

Melalui pendekatan yang ringan dan menyenangkan, dia menambahkan, Run Way Run menjadi jembatan antara dunia navigasi penerbangan dan masyarakat. Tujuannya agar semakin banyak masyarakat yang memahami bahwa keselamatan penerbangan adalah tanggung jawab bersama.

”Runway Run adalah cara kami mendekatkan dunia navigasi penerbangan kepada masyarakat. Saat ini masih ada aktivitas berisiko di sekitar bandara, seperti layang-layang, drone tanpa izin, balon udara liar, maupun penggunaan laser. Melalui kegiatan ini, kami mengajak masyarakat untuk bersama menjaga ruang udara demi keselamatan penerbangan,” ujar Capt. Avirianto.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *