Gelontorkan Dana CSR BUMN Rp 1 Triliun, Danantara Targetkan Bangun 15.000 Hunian untuk Korban Bencana Sumatera

oleh
IMG 3932
Rosan P Roeslani.

ACEH TAMIANG – Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Indonesia, Rosan P Roeslani menyatakan, pemerintah melalui kolaborasi seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN), menargetkan anggaran untuk pembangunan hunian dan fasilitas pendukung pascabencana Sumatera, sebesar Rp1 triliun. Anggaran itu berasal dari dana tanggung jawab sosial atau Corporate Social Responbility (CSR).

“Kami pada saat ini sudah menargetkan untuk pengeluaran dari CSR seluruh BUMN kurang lebih kita anggarkan Rp1 triliun,” ujar Rosan dalam rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto, Kamis (1/1/2025).

Baca Juga  DPR Sahkan UU Pemasyarakatan, Puan: Bentuk Akomodasi Perkembangan Hukum

Saat ini, kata Rosan, realisasi dana yang sudah dikeluarkan telah mencapai sekitar Rp655 miliar. Dana CSR digunakan untuk membiayai pembangunan Rumah Hunian Danantara beserta fasilitas pendukungnya, seperti dapur umum, toilet dan kamar mandi, musala, jaringan wi-fi, hingga ruang bermain anak.

Keterlibatan BUMN melalui CSR ini memungkinkan pemerintah dapat bergerak cepat tanpa menunggu proses anggaran yang memakan waktu lebih panjang.

   
Baca Juga  Rekind Adakan Risk Management Awareness Forum

“Dengan selesainya rumah dan juga bahan-bahan lain yang kita sudah berikan pada saat ini sudah mencapai kurang lebih Rp655 miliar. Jadi, dana itu yang sudah kami keluarkan,” kata Rosan.

Pembangunan Rumah Hunian Danantara berada di atas lahan milik PTPN yang telah dibersihkan. Proses pengerjaannya melibatkan BUMN yang selama ini telah bekerja 24 jam.

Baca Juga  Anak Usaha Nindya Karya, Siap untuk Penuhi Kebutuhan Air Minum Masyarakat Cilacap

Saat ini, terdapat 600 unit hunian yang berada di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, yang akan diserahkan kepada pemerintah daerah pada 8 Januari 2026.

Danantara menargetkan dapat membangun 15.000 unit hunian yang tersebar di 3 provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar), dalam waktu tiga bulan ke depan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *