JAKARTA – Menteri Haji dan Umrah Mochammad Irfan Yusuf menegaskan menjadi petugas haji merupakan amanah besar negara yang tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan ibadah, tetapi juga menyangkut kehormatan bangsa, kepercayaan umat serta wibawa Indonesia.
“Setiap tahun Indonesia mengirimkan jamaah haji dengan jumlah terbesar di dunia. Karena itu, tata kelola yang tertib serta kualitas petugas yang andal menjadi kunci untuk mewujudkan penyelenggaraan ibadah haji yang kita harapkan,” katanya saat pengukuhan petugas haji di Lapangan Galaxy Markas Komando Daerah Operasi Udara 1 Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Jumat (30/1/2026).
Ia mengatakan petugas penyelenggara ibadah haji (PPIH) menempati posisi yang sangat strategis karena menjadi wajah negara, baik di hadapan jamaah maupun di hadapan dunia internasional.
Menurut dia, wajah negara tidak hanya tercermin dari pekerjaan yang diselesaikan, tetapi juga dari sikap, keteguhan serta kepekaan dalam melayani.
Di tengah kepadatan aktivitas, perbedaan latar belakang jamaah, serta tantangan fisik dan emosional di Tanah Suci, katanya, para petugas dituntut untuk tetap tenang, sigap dan bertanggung jawab.
Pekerjaan tersebut, kata dia, tidak hanya bersifat teknis, melainkan juga menuntut integritas, kedisiplinan, serta kesadaran bahwa setiap tindakan berhubungan langsung dengan keselamatan dan kenyamanan jamaah.
Oleh karena itu, Gus Irfan menekankan pentingnya pembekalan bagi para petugas sebagai sarana untuk memahami tugas, memperkuat koordinasi serta menyatukan langkah dalam satu misi pelayanan.
“Saya menekankan disiplin dalam menjalankan peran dan kewenangan, disiplin waktu, serta disiplin dalam etika dan integritas. Tanpa disiplin, pelayanan akan kehilangan arah,” katanya.
Ia menjelaskan setiap bantuan yang diberikan, setiap masalah yang diselesaikan dan setiap kesabaran yang ditunjukkan petugas bagian dari kebahagiaan jamaah sekaligus tanggung jawab keagamaan.
Ia mengajak seluruh petugas untuk menjadikan amanah tersebut sebagai ruang belajar, memperbaiki diri dan menunjukkan komitmen sebagai wakil negara.
“Jaga kepercayaan Indonesia, jaga keamanan, dan laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab,” katanya.(jatim.antaranews.com)

