JAKARTA – PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi) menyalurkan lebih dari 160 ribu butir telur kepada 875 anak di 26 kabupaten dan kota yang tersebar di 15 provinsi di Indonesia. Program bertajuk Protein Cegah Stunting tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan mendukung pemenuhan gizi anak melalui penyediaan sumber protein hewani.
Corporate Communication Manager Alfamidi, Retriantina Marhendra, dalam keterangan tertulis yang disampaikan pada Kamis (23/7/2026), mengatakan program tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk berkontribusi dalam peningkatan kualitas kesehatan anak.

Menurut Retriantina, setiap anak berhak memperoleh asupan gizi yang cukup agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Karena itu, Alfamidi bersama para pemangku kepentingan berupaya membantu pemenuhan kebutuhan protein anak melalui penyaluran telur secara berkelanjutan.
Dalam pelaksanaannya, setiap anak penerima manfaat mendapatkan dua butir telur setiap hari selama enam bulan. Program ini telah menjangkau wilayah Sumatera Utara, Riau, Sumatera Selatan, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Maluku Utara, dan Maluku.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui kerja sama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), dinas yang membidangi pengendalian penduduk dan keluarga berencana di daerah, serta puskesmas setempat. Kolaborasi tersebut juga mencakup pemantauan perkembangan anak selama program berlangsung.
Retriantina menjelaskan telur dipilih sebagai sumber protein karena mengandung nutrisi penting yang dibutuhkan dalam masa pertumbuhan, termasuk protein, vitamin, dan mineral.
Melalui program ini, Alfamidi berharap dapat memberikan kontribusi terhadap upaya pencegahan stunting sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi anak sejak usia dini.
Perusahaan menargetkan jumlah telur yang disalurkan akan meningkat menjadi sekitar 190 ribu butir hingga akhir 2026 sebagai bagian dari keberlanjutan program tanggung jawab sosial perusahaan di bidang kesehatan dan gizi masyarakat.





