Jalan Lingkar dan Jembatan Siak V Didorong, Akses Warga Pekanbaru ke Kawasan Timur Bakal Diperkuat

oleh
IMG 5822
Agung Nugroho.

PEKANBARU — Rencana pembangunan Jalan Lingkar Pekanbaru dan Jembatan Siak V kembali didorong Pemerintah Kota Pekanbaru. Infrastruktur tersebut diarahkan untuk membuka akses warga di kawasan timur kota sekaligus memperkuat konektivitas menuju jaringan jalan tol.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyampaikan rencana itu saat membahas pembangunan infrastruktur dengan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo. Menurut informasi yang dipublikasikan Pekanbaru.go.id, Jalan Lingkar Pekanbaru direncanakan menghubungkan akses Tol Pekanbaru-Dumai dengan ruas Pekanbaru-Rengat.

Bagi masyarakat, pembangunan tersebut diharapkan membuka jalur mobilitas baru, khususnya bagi warga di kawasan Tenayan Raya dan Rumbai Timur. Akses yang lebih terhubung juga dapat mempermudah pergerakan orang maupun distribusi barang antarkawasan.

Baca Juga  Nasir Day Nilai Kasmarni Layak Nakhodai PDIP Riau Usai Hantar 'Banteng' Berjaya di Bengkalis

Agung mengatakan pengembangan infrastruktur Pekanbaru tidak semestinya hanya bertumpu pada kawasan pusat kota. Ia menyebut Tenayan Raya perlu mendapat dukungan konektivitas agar dapat berkembang sebagai salah satu kawasan pertumbuhan baru.

   

Informasi serupa diberitakan Riau Aktual, yang menyebut Jalan Lingkar Pekanbaru dan Jembatan Siak V diproyeksikan memperkuat hubungan antara sejumlah kawasan di timur kota. Jembatan Siak V nantinya menjadi salah satu penghubung penting dalam jaringan tersebut.

Terhubung dengan kawasan Tenayan Raya

Jembatan Siak V direncanakan menghubungkan kawasan Tenayan Raya dengan Rumbai Timur. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan memperpendek akses antarkawasan yang selama ini dipisahkan Sungai Siak.

Pemerintah Kota Pekanbaru sebelumnya menjelaskan, jaringan jalan baru akan dikembangkan dari kawasan Rumbai menuju Sungai Ambang dan Tebing Tinggi Okura di Rumbai Timur, kemudian tersambung ke Tenayan Raya. Rencana itu juga dikaitkan dengan pengembangan jaringan Tol Pekanbaru-Dumai dan Tol Pekanbaru-Rengat.

Baca Juga  Sidang Kasus OTT PUPR Riau ‘Memanas’, Masyarakat Bentang Spanduk Minta Majelis Hakim Hadirkan Suparman Daulay

Dalam pemberitaan Riau Pos, Agung sebelumnya menyebut Jembatan Siak V penting bagi masyarakat karena dapat membuka akses dari kawasan Tenayan menuju Okura.

Sementara itu, RRI Pekanbaru pada 2025 memberitakan bahwa Jembatan Siak V diproyeksikan menjadi bagian dari konektivitas antara Jalan Lingkar Dalam Kota dengan jaringan Tol Pekanbaru-Dumai dan akses menuju Pekanbaru-Rengat.

Tahapan pembangunan

Meski terus didorong, pembangunan Jalan Lingkar dan Jembatan Siak V masih berkaitan dengan sejumlah tahapan teknis dan administratif.

Baca Juga  Dukung Proses Hukum, PT Musim Mas Tegaskan Telah Kantongi Izin Sesuai Peraturan yang Berlaku

Pemerintah Kota Pekanbaru pada April 2026 menyatakan masih melakukan pendataan pemilik lahan yang terdampak rencana pembangunan Jalan Lingkar. Tahapan tersebut diperlukan sebelum proses pembebasan lahan dapat dilanjutkan.

Dalam dokumen Rencana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum 2025-2029, kawasan perkotaan Pekanbaru juga mencantumkan pembangunan Jembatan Siak V dan Pekanbaru East Outer Ring Road sebagai bagian dari arah pengembangan infrastruktur.

Dengan pembangunan jaringan tersebut, pemerintah daerah menargetkan akses warga menuju kawasan timur Pekanbaru menjadi lebih terhubung. Infrastruktur baru juga diharapkan mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi barang tanpa mengabaikan tahapan pembangunan serta ketentuan terkait lahan yang terdampak.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *