JAKARTA — Masyarakat Indonesia akan memiliki pilihan penerbangan langsung baru menuju Arab Saudi setelah Riyadh Air membuka penjualan tiket untuk rute Jakarta-Riyadh yang mulai beroperasi pada 16 November 2026.
Maskapai nasional baru Arab Saudi itu akan melayani rute Jakarta (CGK)-Riyadh (RUH) sebanyak tiga kali dalam sepekan menggunakan pesawat Boeing 787-9 Dreamliner.
Riyadh Air dalam keterangannya, Senin (5/10/2026), menyebut penerbangan perdana dari Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, dijadwalkan berangkat pukul 22.50 waktu setempat dan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta, pukul 12.00 WIB pada hari berikutnya.
Sementara penerbangan dari Jakarta menuju Riyadh dijadwalkan berangkat pukul 15.00 WIB dan tiba pukul 20.15 waktu setempat.
Penerbangan Jakarta-Riyadh dijadwalkan beroperasi setiap Senin, Rabu, dan Jumat. Sebaliknya, penerbangan Riyadh-Jakarta berlangsung setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu.
Bagi penumpang Indonesia, rute langsung tersebut memberikan alternatif perjalanan menuju Riyadh tanpa harus melakukan transit di negara lain. Dari Riyadh, penumpang juga dapat melanjutkan penerbangan menuju sejumlah kota lain dalam jaringan Riyadh Air.
Riyadh Air menyebut penumpang dari Jakarta dapat menggunakan Riyadh sebagai titik koneksi menuju sejumlah kota di Eropa, termasuk London, Manchester, Madrid, dan Milan.
Rute tersebut juga membuka akses menuju Jeddah, yang menjadi salah satu pintu masuk utama bagi masyarakat yang melakukan perjalanan ke Makkah dan Madinah.
Kehadiran layanan langsung Jakarta-Riyadh menjadi tambahan pilihan bagi masyarakat Indonesia yang melakukan perjalanan untuk keperluan bisnis, pendidikan, wisata, maupun ibadah.
Riyadh Air menyebut pembukaan rute Jakarta merupakan bagian dari perluasan jaringan maskapai di Asia. Dengan rute tersebut, jumlah destinasi yang telah tersedia untuk dipesan Riyadh Air menjadi 16 tujuan.
Chief Executive Officer Riyadh Air Tony Douglas mengatakan pembukaan penjualan tiket rute Jakarta merupakan bagian dari strategi maskapai menghubungkan pasar global melalui Riyadh.
Menurut Douglas, maskapai juga berharap dapat meningkatkan frekuensi penerbangan pada rute Jakarta seiring dengan pertumbuhan permintaan.
Dari sisi layanan, Boeing 787-9 Dreamliner yang digunakan pada rute tersebut memiliki empat kelas kabin, yakni Business Elite, Business, Premium Economy, dan Economy.
Penumpang juga mendapatkan fasilitas hiburan dalam penerbangan, konektivitas perangkat seluler, serta layanan Wi-Fi. Anggota program loyalitas Riyadh Air, Sfeer, memperoleh sejumlah manfaat tambahan, termasuk Wi-Fi gratis dan poin yang tidak memiliki masa kedaluwarsa.
Riyadh Air menyebut hubungan ekonomi Indonesia dan Arab Saudi juga menjadi salah satu latar belakang pengembangan konektivitas kedua negara. Perdagangan bilateral kedua negara tercatat mencapai USD6,6 miliar pada 2025 dan USD2,6 miliar pada paruh pertama 2026.
Dengan beroperasinya rute baru tersebut, masyarakat Indonesia memiliki tambahan pilihan transportasi udara langsung untuk menuju Riyadh sekaligus mengakses jaringan penerbangan lanjutan dari ibu kota Arab Saudi itu.(*)





