LAMONGAN – Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Nasyirul Falah Amru atau Gus Falah, meminta kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang kepala sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) berinisial MM di Desa Meluntur, Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, diusut secara tuntas dan transparan.
Dalam keterangannya yang dimuat situs resmi DPD PDI Perjuangan Jawa Timur pada Selasa (20/10/2026), Gus Falah meminta aparat penegak hukum dan Polisi Militer menangani perkara tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Apabila benar terjadi tindak kekerasan, tindakan tersebut harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku secara objektif,” kata Gus Falah dalam keterangan tertulisnya.
Kasus dugaan penganiayaan itu terjadi pada Sabtu (17/10/2026). Berdasarkan laporan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, peristiwa tersebut diduga melibatkan seorang anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Gus Falah menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum. Ia menyatakan proses hukum harus berjalan transparan dan akuntabel tanpa membedakan pangkat maupun jabatan.
Ia juga meminta agar penanganan perkara tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah sambil menunggu hasil penyelidikan resmi dari aparat yang berwenang.(*)





