Fadjar Djoko Santoso Bantah Pertamina Oplos BBM, CERI: Corsec Itu Digaji Bukan Untuk Berbohong

oleh
IMG 0576

JAKARTA – Center of Energy and Resources Indonesia (CERI) menyatakan menduga Corporate Secretary PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso telah berbohong ketika membantah adanya bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax yang dioplos dengan BBM jenis Pertalite. Bantahan itu disampaikan Pertamina usai Kejaksaan Agung menetapkan sejumlah petinggi Pertamina sebagai tersangka kasus dugaan korupsi.

Baca Juga  Ungkap Skandal Ekspor Ilegal 8,2 Juta MT Batubara Tahun 2021, MAKI Laporkan Pemain Tambang Kaltim ke Menko Polhukam

“Terkait hal tersebut, kami menduga Pertamina berbohong bahwa tidak ada oplosan pada produk BBM-nya dan hal itu akan kami buktikan lantaran kami memiliki datanya,” ungkap Direktur Eksekutif CERI, Yusri Usman, Rabu (26/2/2025) di Jakarta.

Yusri membeberkan, sebagian besar minyak mentah dalam negeri bisa diolah di kilang Pertamina. “Hanya sebagian kecil saja yang tidak bisa diolah dengan alasan teknis dan komersial,” beber Yusri.

Baca Juga  Mengadu ke PBNU, Petani di Kalsel: Kami Hanya Mencari Keadilan Bukan Ingin Memberontak

Lazimnya, kata Yusri, sulit bagi kilang untuk mendapat single crude sesuai kehandalan kilang dan perencanaan memproduksi berbagai jenis BBM sesuai kebutuhan masyarakat.

   

“Jadi menurut kami, Corsec Pertamina Holding digaji bukan untuk berbohong, untuk itu kami akan minta Kejagung mengusut juga penggunaan dana di Corsec yang digunakan untuk bayar iklan ke media yang tujuannya diduga hanya untuk mendistorsi informasi  berupa kritik yang seharusnya itu baik untuk memperbaiki proses bisnis di Pertamina malah diabaikan dan akhirnya belakangan terungkap dugaan permainan importnya telah merugikan perusahaan dan masyarakat  sebagai pengguna BBM,” pungkas Yusri. (*)

Baca Juga  Sidang Gugatan Limbah TTM Chevron, Tim Hukum LPPHI Nyatakan Tanggapan Para Tergugat Lucu dan Tak Berdasarkan Hukum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *