Sufmi Dasco Pastikan Fundamental Ekonomi dan Kondisi Fiskal RI Kuat

oleh
8B4591FC B11C 48FB B756 756148F759BA
Sufmi Dasco Ahmad.

JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyatakan, ada pihak-pihak yang memanfaatkan situasi global untuk menggambarkan kondisi ekonomi Indonesia seolah-olah berada dalam kondisi terpuruk.

Padahal, lanjut Dasco, fundamental ekonomi nasional dan kondisi fiskal Indonesia saat ini masih kuat.

Dasco beranggapan isu global yang berdampak terhadap perekonomian nasional belakangan ini justru dimanfaatkan untuk menciptakan persepsi negatif terhadap kondisi dalam negeri.

“Fundamental ekonomi kita (RI) kuat, fiskal kita kuat. Kemudian, digoreng seolah-olah bahwa kita ini adalah negara yang sedang mengalami saat-saat keruntuhan. Padahal, tidak demikian,” kata Dasco kepada para wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (23/6/2026).

   

Ketua Harian DPP Partai Gerindra itu mengajak seluruh elemen masyarakat termasuk kalangan buruh untuk tetap menjaga persatuan dan kekompakan dalam menghadapi berbagai tantangan yang muncul akibat situasi global.

Baca Juga  Aneh, Subholding Kilang Pertamina Bungkam soal Temuan BPKP Tentang Kejanggalan Proyek Kilang RDMP Balikpapan Senilai Rp 57,8 Triliun

Dasco mengaku memahami kondisi yang sedang dihadapi masyarakat akibat berbagai dampak ekonomi yang terjadi belakangan ini.

Dirinya mengatakan, pemerintah telah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak untuk mengurai berbagai persoalan yang muncul, salah satunya ihwal pemadaman listrik massal.

“Saya dan kita semua prihatin dengan keadaan kita semuanya yang pada saat ini sangat-sangat terdampak. Kemarin kita sudah rapat bersama dengan Kementerian ESDM, dengan PLN, dengan Kejaksaan, dengan Kepala Badan Intelijen Negara, kita urai satu persatu. InsyaAllah pemadaman listrik itu tidak akan terjadi lagi di minggu-minggu ini dan minggu ke depan,” papar Dasco.

Menurut Dasco, dampak situasi global memang tidak dapat dihindari.

Namun, dirinya meyakini berbagai persoalan yang muncul dapat diatasi apabila seluruh pihak memiliki komitmen yang sama untuk bekerja sama mencari solusi.

Baca Juga  Dalil Chevron, SKK Migas, Menteri LHK dan DLHK Riau Soal Legal Standing LPPHI Seyogyanya Diabaikan Majelis Hakim Yang Mulia

“Tentunya kita bisa kemudian sama-sama memitigasi hal-hal yang kemudian tidak kita inginkan yang kemudian akan membuat rakyat kita kemudian menjadi susah,” tutur Dasco.

Pemadaman Listrik Takkan Terjadi Lagi

Terkait pemadaman bergilir yang terjadi di pulau Jawa beberapa hari belakangan ini, Dasco memastikan hal itu tak akan terjadi lagi.

“Kita urai satu per satu sehingga insyaallah pemadaman listrik itu tidak akan terjadi lagi di minggu-minggu ini dan minggu ke depan,” imbuh Dasco.

Dasco mengatakan, saat ini kondisi Indonesia juga sangat terpengaruh dengan perkembangan global termasuk perang antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Dasco menjelaskan saat ini pemerintah juga terus berupaya menjaga kepercayaan investor luar agar tidak berdampak buruk terhadap masyarakat dan menyebabkan PHK masal.

Baca Juga  Transisi Ekonomi Hijau Untungkan Perekonomian Nasional, Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

“Di negara kita ini perang baru dimulai. Perang terhadap PHK yang karena efek dari perang global kemudian merambah ke negara kita. Perang bagaimana kita kemudian sama-sama menjaga supaya kepercayaan investor luar tetap terjaga,” jelas Dasco.

Kendati demikian, Dasco mengatakan situasi tersebut justru dimanfaatkan oleh sejumlah pihak untuk membuat narasi Indonesia tidak dalam keadaan stabil.

Padahal, tambah Dasco, berdasarkan data yang ada kondisi fiskal dan fundamental ekonomi Indonesia masih sangat kuat untuk menghadapi kondisi global.

“Tapi kemudian digoreng seolah-olah bahwa kita ini adalah negara yang sedang mengalami saat-saat keruntuhan, padahal tidak demikian,” tutup Sufmi Dasco Ahmad. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *