Jokowi ‘Lah Laruik Sanjo’ untuk Masa Depan, Anies Baswedan Cukup Mumpuni untuk Calon Pemimpin Masa Depan

oleh
WhatsApp Image 2019 12 31 at 5.00.27 PM
diskusi Leadership Outlook 2020 yang digelar KAHMI Institute dengan tema “Potret Kinerja Pemimpin Potensial” yang berlangsung Selasa (31/12/2019) pagi di Hotel DoubleTree, Hilton, Jalan Cikini, Jakarta Pusat.foto/ist

URBANNEWS.ID – Prof Dr Anthony Budiawan M. Sc. MCA menilai Anies Baswedan sebagai sosok pemimpin milineal yang cukup cemerlang dibandingkan dengan tokoh lain seperti Jenderal Andhika, Emil Dardak, Jokowi, atau Kabareskrim Komjen Pol Sigid Listyanto Prabowo.

Demikian diutarakan Anthony dalam diskusi Leadership Outlook 2020 yang digelar KAHMI Institute dengan tema “Potret Kinerja Pemimpin Potensial” yang berlangsung Selasa (31/12/2019) pagi di Hotel DoubleTree, Hilton, Jalan Cikini, Jakarta Pusat.

Baca Juga  Tampil Bersama Alfedri, Bagus Santoso Akhiri Kampanye Dialogis di Desa Sabak Permai

Pada kesempatan yang sama, Munarman melihat pemimpin saat ini diduga adanya design dari kekuatan oligarki pemodal yang dalam kepentingan dengan ‘dibuat’ bukan hanya dilahirkan.

“Hukum tidak lepas dari kekuasaan, karena ada sejatinya instrumen yang menciptakannya. Hukum sebagai equaty bukan equality sebagai persamaan bagi semua pihak,” kata Munarman SH dalam diskusi itu.

   

Sementara itu, Anggota Komisi II Kamarussamad melihat lima potret tokoh, Jokowi mempunyai harapan Indonesia pada 100 tahun Kemerdekaan Indonesia pada tahun 2045.

Baca Juga  Soroti Undang Undang Unilateral Amerika Serikat, Azis Syamsuddin Sarankan Pemerintah Perhatikan Semua Aspek Sebelum Ambil Sikap Soal Uighur

“Sayangnya Jokowi membuat gesekan sosial di tengah masyarakat. Sehingga terlihat ada ketimpangan keadilan hukum. Ini tidak pernah terjadi dalam kepemimpinan sebelumnya,” ungkap Kamarussamad.

Terkait kepemimpinan Anies, ia juga melayangkan kritik bahwa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terlihat kurang jelas.

Menurutnya Anies terlalu masuk ke arena politik dengan mengadakan seremoni keagamaan, sementara ada kebutuhan lapangan kerja yang masih sulit dipenuhi oleh Anies Baswedan.

Baca Juga  Indosat Ooredoo Siapkan Sarana Khusus untuk Bantu Pemerintah Salurkan Paket Data ke Murid dan Guru Terdampak Pandemi Covid 19

Sementara itu, Ray Rangkuti tidak melihat potensi kelima tokoh yang disodorkan oleh KAHMI punya korelasi dengan Pilkada 2020.

Justru Jokowi sudah masuk dalam kelompok pemimpin, katanya. “Lah laruik sanjo, yang mendekati senja,” ujarnya. Alasannya, ia sudah mentok untuk dua kali periode kepemimpinan.(hen)