Situasi Terkini Erupsi Gunung Semeru dan Evakuasi Pendaki di Ranu Kumbolo

oleh
medium Whats App Image 2025 11 20 at 09 44 30 5eaf4d22d6
Situasi Terkini Erupsi Gunung Semeru dan Evakuasi Pendaki di Ranu Kumbolo

MALANG – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) menyampaikan informasi resmi terkait perkembangan terkini aktivitas vulkanik Gunung Semeru yang berada di Kabupaten Lumajang. 

Berdasarkan laporan dari Pusat Vulkanologi, Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM, telah terjadi peningkatan aktivitas erupsi disertai awan panas pada Rabu, 19 November 2025. 

   

Situasi ini berkembang secara cepat dan memerlukan langkah-langkah mitigasi untuk memastikan keselamatan seluruh pengunjung dan masyarakat di sekitar kawasan Taman Nasional.

Badan Geologi telah menetapkan kenaikan tingkat aktivitas Gunung Semeru pada 19 November 2025 dari semula Level II (Waspada) meningkat menjadi Level III (Siaga) pada pukul 16.00 WIB dan kembali meningkatkan status menjadi Level IV (Awas) terhitung pukul 17.00 WIB melalui Laporan Khusus Nomor 145/GL.03/BGL/2025 tanggal 19 November 2025. 

Dengan mempertimbangkan kondisi tersebut serta demi keselamatan pengunjung maupun petugas, melalui Pengumuman Nomor PG.17/T.8/TU/HMS.01.08/ B/11/2025 tanggal 19 November 2025, BB TNBTS menetapkan penutupan sementara seluruh kegiatan pendakian Gunung Semeru (Ranu Kumbolo) terhitung mulai dikeluarkannya pengumuman sampai dinyatakan aman. 

Ranu Kumbolo berada di sisi utara dengan jarak 6,4 km dari puncak Semeru sehingga masuk dalam daerah rawan terkena lontaran batu pijar.

Pada terjadi erupsi Gunung Semeru tanggal 19 November 2025 tersebut, tersebut ada 187 orang di Ranu Kumbolo. Kondisi di Ranu Kumbolo aman meskipun lokasinya berjarak 6,4 km dari puncak Semeru karena arah awan panas dan guguran lava menuju Selatan-Tenggara sedangkan Ranu Kumbolo berada di sebelah utara puncak Semeru. 

Mempertimbangkan hal tersebut serta kondisi cuaca saat itu hujan dan sudah mulai gelap, maka pendaki dan rombongan yang ada diminta tetap tinggal di Ranu Kumbolo dan akan kembali ke Ranupani pada Kamis 20 November 2025. 

Rombongan pendaki mulai turun ke Ranupani pada hari Kamis, 20 November 2025. Pendaki pertama sampai di Ranupani pada pukul 11.45 WIB dan pendaki terakhir pada pukul 14.30 WIB. Dari 187 orang tersebut, seluruhnya telah melapor ke pos Ranupani dalam keadaan sehat dan selamat.

Dengan mempertimbangkan kondisi vulkanik Gunung Semeru yang masih berstatus Level IV (Awas), BB TNBTS mengimbau masyarakat, pendaki, serta pelaku wisata untuk mematuhi seluruh rekomendasi zona bahaya yang dikeluarkan oleh PVMBG. 

Kepatuhan terhadap arahan resmi sangat penting untuk mencegah potensi risiko dan memastikan keselamatan bersama di tengah dinamika aktivitas vulkanik yang masih berlangsung.

BB TNBTS berkomitmen untuk terus menyampaikan informasi secara berkala dan transparan mengenai perkembangan situasi di Gunung Semeru.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *