BNPB: 24 Daerah Masuki Fase Transisi Pemulihan Pascabencana di Sumatera

oleh
IMG 3683
Abdul Muhari.

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 24 kabupaten/kota di Sumatera telah memasuki fase transisi dari status darurat menuju pemulihan, satu bulan setelah rangkaian bencana melanda wilayah tersebut.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, penetapan status transisi tersebut menandai pergeseran fokus penanganan bencana. Upaya yang sebelumnya berorientasi pada tanggap darurat kini beralih ke pemulihan awal, termasuk pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak.

Baca Juga  Pimpinan DPR Pastikan Mekanisme Proses Penggantian Panglima TNI Sesuai Perundang Undangan

“Untuk hunian sementara, seluruh provinsi saat ini berproses dan dipercepat. Komitmen dari Satgas TNI, Polri, BNPB, serta pemerintah daerah akan mengejar proses pengerjaan hingga 18 jam kerja per hari,” kata Muhari dalam konferensi pers, Kamis (25/12/2025), sebagaimana dilansir KompasTV.

Menurut Muhari, percepatan pembangunan huntara tersebut dilakukan sesuai instruksi dan harapan Presiden Prabowo Subianto agar masyarakat terdampak dapat segera menempati hunian yang layak dan aman sambil menunggu proses rehabilitasi dan rekonstruksi permanen.

   
Baca Juga  Soal Tender Proyek Pipa Gas Senipah-Kilang Pertamina Balikpapan Rp 1,2 Triliun, CERI: Direksi PGASOL Mengaburkan Persoalan dengan Jawaban Kabur

Ia merinci, di Provinsi Aceh terdapat 10 kabupaten/kota yang mengusulkan pembangunan hunian sementara, sementara delapan kabupaten/kota lainnya tidak mengajukan usulan. Penyesuaian tersebut dilakukan berdasarkan tingkat kerusakan serta kebutuhan di masing-masing wilayah.

Meski sejumlah daerah telah memasuki fase transisi, dampak bencana secara keseluruhan masih tergolong luas. Berdasarkan data BNPB per Sabtu, 27 Desember 2025 pukul 11.13 WIB, jumlah korban meninggal dunia tercatat mencapai 1.137 jiwa, sementara 163 orang masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian.

Baca Juga  Perkuat Infrastruktur, Telkom Bidik Potensi Konektivitas Asia Pasifik

BNPB juga mencatat sebanyak 52 kabupaten/kota terdampak langsung oleh bencana tersebut. Total warga yang mengungsi mencapai sekitar 457.200 jiwa dan tersebar di berbagai lokasi pengungsian.

Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah terus mengoordinasikan langkah pemulihan dengan prioritas pada pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi, percepatan rehabilitasi fasilitas umum, serta pemulihan ekonomi masyarakat terdampak. Fase transisi ini diharapkan menjadi pijakan awal menuju pemulihan menyeluruh di wilayah terdampak bencana.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *