Mahasiswa KKN UNRI Edukasi Warga Desa Kabun Olah Minyak Jelantah Jadi Sabun dan Lilin

oleh
f81ffcbc e9bd 4099 a432 052a44447ccb scaled

KABUN – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Riau (UNRI) Tahun 2026 menggelar sosialisasi dan edukasi pengolahan minyak jelantah menjadi produk bernilai ekonomi di Aula Kantor BPD Desa Kabun, Kabupaten Rokan Hulu, Jumat (24/7/2026).

Kegiatan yang diikuti ibu-ibu PKK dan masyarakat Desa Kabun itu bertujuan meningkatkan pemahaman warga mengenai pemanfaatan limbah rumah tangga, khususnya minyak jelantah, agar tidak dibuang sembarangan dan dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai tambah, seperti sabun dan lilin.

Ketua Tim Penggerak PKK Desa Kabun, Tiara Annisa, SKM, dalam sambutannya di Aula Kantor BPD Desa Kabun, Jumat (24/7/2026), mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN Universitas Riau. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan limbah rumah tangga sekaligus mendorong kreativitas dalam menghasilkan produk yang bernilai ekonomi.

Baca Juga  Penggalian Pipa PT PP Tirta Madani Dinilai Serampangan, Nasir Day: Pak Risnandar Jangan Asik Bahas Parkir dan Sampah Saja

“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberikan pengetahuan baru kepada masyarakat tentang cara memanfaatkan minyak jelantah menjadi produk yang berguna dan memiliki nilai jual,” ujarnya.

   

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Universitas Riau memaparkan materi mengenai proses pengolahan minyak jelantah menjadi lilin dan sabun. Peserta mendapatkan penjelasan mengenai tahapan pembuatan, termasuk proses saponifikasi menggunakan natrium hidroksida (NaOH) sebagai bahan alkali yang mengubah minyak menjadi sabun.

Baca Juga  RRW Sayangkan Ketua Pansel JPTP Pekanbaru Anggap Tidak Butuh Adanya Uji Publik

Selain penyampaian materi, mahasiswa juga mengadakan praktik langsung pembuatan sabun berbahan dasar minyak jelantah. Warga tampak antusias mengikuti setiap tahapan proses dan aktif mengajukan pertanyaan mengenai teknik pengolahan, manfaat produk, hingga peluang pengembangan usaha berbasis limbah rumah tangga.

Mahasiswa KKN Universitas Riau menjelaskan bahwa pemanfaatan minyak jelantah tidak hanya membantu mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga dapat menjadi alternatif usaha rumahan yang bernilai ekonomi apabila dikelola dengan baik.

Baca Juga  H Arsadianto Rachman Kukuhkan Pengurus Pusat IKASMANSA Pekanbaru Masa Bakti 2025–2030

Kegiatan sosialisasi ditutup dengan sesi foto bersama antara mahasiswa KKN Universitas Riau, ibu-ibu PKK, dan masyarakat Desa Kabun. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh untuk mengelola limbah rumah tangga secara lebih produktif, sehingga mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan keluarga.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *