PLN Itu dari Nasionalisasi Perusahaan Listrik Asing!

oleh
Ahmad Daryoko Koordinator Indonesia Infrastructure Watch
Ahmad Daryoko.foto/spperjuanganpln.org

SETELAH Proklamasi Kemerdekaan RI 17 Agustus 1945 maka ditetapkanlah  Panca Sila sebagai Ideologi Negara serta UUD 1945 sebagai Konstitusi pada 18 Agustus 1945.

Kemudian, setelah itu barulah berdasar pasal 33 ayat (2) Konstitusi tersebut yang mengamanahkan bahwa “Cabang produksi yang penting bagi negara harus dikuasai Negara” maka pada 27 Oktober 1945 Bung Karno dan kawan-kawan (Hatta, M Natsir, KH Hasyim Azhari dan lainnya) membuat PLN dari hasil nasionalisasi perusahaan-perusahaan listrik asing (Ogem, Aniem dan lain-lain). 

Makanya aneh kalo sekarang NKRI ini malah mau bubarkan PLN dan serahkan kelistrikan ke Dahlan Iskan, JK, Luhut, kakak Erick Tohir dan lain-lain yang berkomplot dengan perusahaan Asing dan Aseng! Apa dasarnya?

Baca Juga  Toyota Luncurkan All New Corolla Cross, Warisi DNA Corolla dalam Kemasan Urban SUV yang Fun, Nyaman, Fungsional, dan Ramah Lingkungan

Apakah langkah Rezim Jokowi ini masih sesuai dengan azas Ideologi Panca Sila dan Konstitusi UUD 1945?  Atau hanya ideologi asal-asalan atau  ideologi “Perut” saja?

   

Kalau hanya alasan ‘perut’ kemudian kelistrikan lepas dari penguasaan negara ke para ‘cecunguk’ di atas, terus dimana tanggungjawab Negara sesuai Pasal 33 ayat (2) Konstitusi itu?

Makanya UU No 30/2009 tentang Ketenagalistrikan hasil “konspirasi” para ‘cecunguk’ yang haus harta di atas bersama asing dan aseng akhirnya dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK) pada 29 September 2016 atas protes dari SP PLN! Paham?

Baca Juga  Titipan Harapan pada Paslon Presiden 01 dan 02 untuk JKN Bermartabat

Tapi anehnya para ‘cecunguk’ di atas dengan menggunakan pengaruh dan kekuasaanya tetap memaksakan kehendak akan bubarkan PLN! Karena mereka tahu pelanggaran putusan MK tidak ada sanksinya!

Dan kemudian Dahlan Iskan, JK, Luhut, kakak Erick Tohir di atas bersama Asing dan Aseng saat ini berhasil “menendang” pembangkit PLN sebesar 15.000 MW dan kuasai kelistrikan Jawa-Bali! Gila kan konspirasi mereka ini?

Baca Juga  SKKMigas Terkesan Tak Berdaya Mengatasi Problem Lifting Gas Di Lapangan Husky Madura

Para pejabat Jokowi ini memanfaatkan atasannya yang terlihat ‘kebingungan’ menjalankan roda Pemerintahan ini. Apalagi ada Pandemi Covid 19!!

Dan mereka menunjuk Dirut PLN yang berasal dari Bank Mandiri, yang dipastikan gak ngerti sistem kelistrikan sama sekali. Dirut PLN ini cuma dipakai sebagai “boneka” saja oleh komplotan LBP, JK, Dahlan Iskan,  Menteri BUMN dan seterusnya yang berkomplot dengan Asing dan Aseng!! 

Untuk ‘kangkangi’ kelistrikan di Indonesia khususnya Jawa-Bali! INNA LILLAHI WA INNA ILAIHI ROOJIUUNN!!***

Jakarta 26 April 2020

Ahmad Daryoko

Koordinator INVEST

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *