OceanX dan BRIN Mulai Ekspedisi Laut Dalam, Eksplorasi Gunung Laut Sulawesi

oleh
IMG 3569

JAKARTA – OceanX bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) resmi memulai ekspedisi laut dalam untuk menyelidiki rangkaian gunung laut di utara Sulawesi, salah satu wilayah paling terpencil dan paling sedikit diteliti di kawasan Indo-Pasifik. Misi yang berlangsung dari akhir November 2025 hingga Januari 2026 ini bertujuan mengungkap dinamika geologi, keanekaragaman hayati, dan proses ekosistem yang bekerja di bawah Cincin Api Pasifik.

Baca Juga  Rahmat Bagja Terpilih Sebagai Ketua Bawaslu Periode 2022-2027

Ekspedisi 2025 ini merupakan kelanjutan langsung dari temuan misi OceanX–BRIN tahun 2024 yang berhasil memetakan lima gunung laut yang sebelumnya tidak pernah terdokumentasi. Tahun ini, tim ilmiah hadir dengan formasi lebih besar, tujuan riset lebih luas, dan perangkat eksplorasi lebih canggih untuk menghasilkan dataset laut dalam terlengkap di Indonesia hingga saat ini.

Kepala BRIN, Arif Satria, menegaskan pentingnya ekspedisi ini bagi kedaulatan ilmu pengetahuan kelautan Indonesia. “Sebagai negara kepulauan dan pusat keanekaragaman hayati dunia, Indonesia harus memimpin sains kelautan di kawasan.

Baca Juga  Hakim Ceramahi Tergugat Pencemaran Limbah B3 TTM Blok Rokan Lantaran Ngotot Minta Sidang Ditunda Tiga Pekan

Ekspedisi bersama OceanX bukan hanya memperkaya pengetahuan, tetapi juga memperkuat kemampuan bangsa dalam memetakan, memahami, dan mengelola laut dalam secara mandiri.

   

Inilah fondasi penting menuju transformasi blue economy Indonesia,” ujarnya.

Co-CEO and Chief Scientist OceanX, Vincent Pieribone, menyatakan bahwa ekspedisi ini membuka kesempatan besar dalam memahami wilayah laut dalam Indonesia.

Baca Juga  Safari Ramadan di Telkom Group, Menteri BUMN Bagikan Santunan untuk 1.000 Anak Yatim

“Gunung laut dapat membentuk arus, menjadi rumah bagi spesies langka, dan menjadi batu loncatan kehidupan di laut dalam. Dari ratusan gunung di perairan Indonesia, hanya sedikit yang telah dieksplorasi. Bekerja sama dengan BRIN akan memberi kita perspektif baru tentang bagaimana laut dalam Indonesia mendukung ekosistem lautnya yang lebih luas,” katanya.(*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *