Kasmarni Raih Penghargaan Koperasi, Bengkalis Dorong Ekonomi Kerakyatan

oleh
IMG 5849

BENGKALIS — Bupati Bengkalis Kasmarni menjadi satu-satunya bupati di Provinsi Riau yang menerima penghargaan Bakti Koperasi Nayaka Mahambara dalam ajang Koperasi Awards 2026.

Penghargaan yang diinisiasi Kementerian Koperasi Republik Indonesia itu diserahkan dalam puncak Koperasi Awards 2026 di Jakarta, Kamis (20/8/2026). Kasmarni masuk dalam daftar 21 kepala daerah penerima penghargaan kategori tersebut.

Penghargaan Bakti Koperasi Nayaka Mahambara diberikan kepada pejabat negara, pejabat pemerintah pusat dan daerah, tokoh gerakan koperasi, serta tokoh masyarakat yang dinilai berkontribusi dalam pembinaan, pengembangan, dan penguatan koperasi sebagai bagian dari ekonomi kerakyatan.

Baca Juga  Soal Perselisihan Iwan Pansa dan Suparman, MPC Pemuda Pancasila Pekanbaru Sayangkan Beredarnya Narasi Provokatif Berbau SARA

Kasmarni dinilai memiliki komitmen dalam mendorong koperasi sebagai salah satu pilar penguatan ekonomi masyarakat di Kabupaten Bengkalis.

   

Komitmen tersebut diwujudkan Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui program pembinaan dan pengawasan koperasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan kelembagaan, serta perbaikan tata kelola manajemen koperasi.

Pemkab Bengkalis juga mendorong pembentukan koperasi, memfasilitasi pendidikan dan pelatihan, memberikan pendampingan kelembagaan, serta memperkuat tata kelola koperasi agar lebih profesional dan akuntabel.

Koperasi Harus Beri Manfaat Langsung

Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono dalam Koperasi Awards 2026 menekankan bahwa koperasi harus hadir dekat dengan masyarakat dan menjadi wadah untuk mengonsolidasikan berbagai potensi ekonomi masyarakat.

Baca Juga  Kajati Riau Ajukan Penghentian Penuntutan Tiga Perkara kepada Jampidum

Menurut Ferry, ukuran keberhasilan koperasi bukan semata-mata dilihat dari besar kecilnya organisasi atau usaha, melainkan manfaat yang diberikan kepada masyarakat.

“Keberhasilan koperasi bukan diukur dari seberapa besar koperasi itu, tetapi dari seberapa besar manfaat yang diberikan kepada masyarakat,” ujar Ferry.

Penguatan koperasi juga sejalan dengan pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang menjadi salah satu agenda strategis pemerintah dalam memperkuat perekonomian masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Kasmarni Jadikan Penghargaan sebagai Motivasi

Bagi Kasmarni, penghargaan tersebut menjadi dorongan untuk meningkatkan pembinaan dan pendampingan terhadap gerakan koperasi di Bengkalis.

Baca Juga  Sekda Pekanbaru Beberkan Inovasi Pemko Atasi Stunting, dari Bola Ikan Patin Hingga Bantuan Rp 3 Juta per Anak

Ia menilai koperasi memiliki posisi strategis dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Karena itu, penguatan koperasi perlu dilakukan secara menyeluruh, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia hingga pembenahan tata kelola, inovasi, dan pemanfaatan teknologi.

Kasmarni berharap koperasi di Kabupaten Bengkalis semakin adaptif terhadap perubahan dan mampu melahirkan inovasi yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Penghargaan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi Pemkab Bengkalis untuk memperkuat upaya membangun koperasi yang sehat, mandiri, modern, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *