Bacalon Wako Pekanbaru Nasir Day Beberkan Kisah Perjuangannya dengan Megawati Soekanoputri di Hadapan Pengurus DPC PDI Perjuangan

oleh
IMG 7218 scaled

PEKANBARU – Bakal Calon Walikota Pekanbaru HM Nasir Day SH MH, Selasa (14/5/2024) siang telah rampung menjalani tahapan wawancara dengan Tim Penjaringan Calon Walikota Pekanbaru dari DPC PDI Perjuangan Pekanbaru. Ia menjadi bakal calon pertama yang dipanggil DPC PDI Perjuangan Pekanbaru.

Jajaran DPC PDI Perjuangan pada kesempatan itu mengungkapkan bahwa wawancara tersebut tak lain merupakan tahapan untuk menilai kesiapan bakal calon kepala daerah dari PDIP untuk berlaga pada Pilkada serentak tahun ini.

Baca Juga  Iwan Pansa Desak DPRD Riau Buka Tabir Defisit Anggaran 2024 yang Menyalahi Aturan

Pada sesi wawancara itu, Nasir Day di hadapan Tim Penjaringan menegaskan ia merasa terpanggil untuk mengikuti pemilihan Walikota Pekanbaru lantaran ia melihat tidak kunjung ada yang mampu mencari dan mengeksekusi solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat Pekanbaru saat ini.

“Kalau dilihat umur, buat apa lagi saya ikut politik ini. Tapi karena melihat himpitan masalah yang dihadapi masyarakat Pekanbaru hari ini, saya merasa terpanggil untuk menyelesaikan masalah di Pekanbaru,” kata Nasir Day.

   
Baca Juga  Dapat Anggaran Jumbo, Pimpinan dan Seluruh Anggota DPRD Siak Dituding Tak Pernah Sewa Rumah Sesuai Permendagri

Lebih lanjut Nasir Day mengutarakan kepada tim penjaringan, bahwa ia sudah tak asing lagi dengan PDI Perjuangan.

“Jika boleh saya ceritakan, waktu era orde baru dulu Ibu Megawati dilarang berkampanye ke Pekanbaru, saya lah yang pasang badan waktu itu, boleh cek dengan sesepuh-sesepuh PDI Perjuangan di Pekanbaru,” ungkap Nasir Day.

Baca Juga  Gerindra Siapkan Muhammad Rahul untuk Pilgub Riau 2029, Warga Jadi Fokus Perebutan Dukungan

Wawancara tersebut pun berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan dinamis selama hampir satu jam.

Tim Penjaringan antara lain dihadiri Ketua Tim Penjaringan Irwansyah, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Pekanbaru Dicky Suryadi Khusaini, Robin Edward, Said Mahdi, Zaini, Sorta dan David Silaban. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *